Rabu, 25 Maret 2009

MUI harusnya memfatwa Caleg bukan RAKYAT

Sungguh aneh menurut saya apa yang dilakukan oleh MUI.Bukannya saya tidak setuju dengan maksud MUI mengeluarkan fatwa haram golput. Tujuannya sangat mulia.Tapi ingat.!!!rakyat sudah mulai cerdas.Harusnya MUI jangan memfatwa haram golput bagi rakyat tapi mencari tahu kenapa rakyat golput..Kebanyakan orang memilih golput karena rasa kepercayaan terhadap calon legislatif sudah mulai berkurang. Ini terjadi karena terlalu banyak janji yang diumbar oleh caleg.Setelah mereka terpilih.tak satupun janji yang dapat dipenuhi.
Harusnya MUI memfatwa haram caleg mengumbar janji kepada rakyat. Bukan rakyat yang jadi korban.Memilih itu kan hak bagi siapapun termasuk umat islam.Kalau diharamkan, memilih hukumnya berubah menjadi wajib..jadi bagi umat islam bukan "GUNAKAN HAK PILIHMU", TAPI "GUNAKAN KEWAJIBAN PILIHMU". MUI sudah terlalu JAUH mencampuri urusan pribadi, dan ini beraroma politis. Lihat apa yang terjadi sekarang.Banyak orang yang sudah tidak terlalu respek dengan fatwa MUI. Fatwa haram rokok saja banyak yang tidak digubris. Apalagi fatwa haram golput. Kalau ternyata dalam pemilihan nanti orang malah banyak golput. Apakah MUI akan mengeluarkan FATWA baru.Kita tunggu sama-sama jawabannya. Ini hanya sekedar masukan buat MUI.

1 komentar:

  1. SEPAKAT!!!!

    kalo dipikir2 sekarang ini terlalu banyak
    org yg mau menggantikan peran Tuhan
    harusnya kn ga cuma pukul rata ky gt..
    MUI harus cr penyebab knp org2 golput..

    krn rakyat sudah terlalu sering dikecewakan..
    jd yg harusnya koreksi diri adl org2 org telah terlalu banyak menyakiti RAKYAT..

    BalasHapus